Halaman

Powered By Blogger

Minggu, 08 Januari 2012

Kiamat 2012, Benarkah?



Dewasa ini dunia sudah semakin canggih dengan penguasaan ilmu teknologi. Bila para ilmuwan saat ini sudah mampu memprediksikan gempa yang dapat menyebabkan tsunami, lain halnya dengan hari kiamat. Datangnya hari kiamat tidak dapat diprediksikan waktu terjadinya dengan cara apapun dan alat apapun. Tetapi kenyataan yang beredar sejak tahun 2009 adalah gencarnya isu ramalan kiamat yang akan terjadi pada tahun 2012.
Pesta pergantian tahun sudah lewat. Tua-muda, kaya-miskin, pejabat-pemulung, guru-siswa dan seantero jagat ini merayakan pesta pergantian tahun dengan meriah. Memasuki tahun 2012, masyarakat kembali diingatkan dengan ramalan yang suudah muncul sejak hampir tiga tahun yang lalu, yaitu akan datangnya hari kiamat pada tahun ini. Lantas peristiwa apakah yang mungkin terjadi pada tahun ini? Benarkah kiamat akan terjadi pada tahun ini? Sebagai makhluk yang beragama tentu kita akan lebih bijak menyikapi isu ramalan ini.
Sudah sejak tahun 2009, beberapa paranormal terkenal mengungkapkan kepada media bahwa tahun 2012 akan tejadi kiamat. Di Indonesia, salah seorang paranormal kondang—Mama Laurent—menyatakan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi bencana besar yang akan menelan hampir separuh manusia yang hidup di Indonesia ini. Ia juga menyatakan bahwa paranormal tidak bisa menerawang tahun 2013, penglihatan mereka hanya sampai pada tahun 2012. Tetapi ia menegaskan bahwa yang akan terjadi bukanlah kiamat, melainkan bencana dengan skala besar dan akan menimbulkan kerugian yang sangat besar. Beberapa peramal di luar negeri justru mengungkapkan isu ini dengan sangat meyakinkan. Hal ini sontak membuat warga terkejut dan isu kiamat 2012 menjadi sebuah kontroversi di seluruh penjuru negeri. Menurut penulis, isu itu sudah tentu tidak benar. Sebagai makhluk yang beragama, penulis tidak sependapat dengan paranormal yang telah meramal akan terjadinya kiamat pada tahun 2012.
Kiamat merupakan salah satu ketentuan Allah yang tidak dapat kita tebak kapan waktu terjadinya secara jelas. Pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya Allah yang tahu. Suatu hal yang aneh jika seseorang yang dikenal sebagai paranormal dapat mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012. Malaikat jibril yang tugasnya selalu menyampaikan wahyu pun tidak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat. Begitu pun Nabi Muhammad Saw, tidak sedikitpun ia mengetahui rahasia hari kiamat ini. Seperti yang terdapat dalam Qur’an surat Al-Ahzab: 63. Manusia bertanya kepadamu tentang hari akhir. Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari akhir itu hanya di sisi Allah." Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari akhir itu sudah dekat waktunya. Allah juga menegaskan dalam Qur’an surat an-Najm: 57-58. Telah dekat terjadinya Hari Kiamat. Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah. Kedua dalil ini sudah menunjukkan secara jelas dan benar bahwa tidak sedikitpun manusia sebagai hamba-Nya berhak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat. Tampaklah bahwa ilmu manusia hanya seujung kuku air di lautan dibandingkan dengan ilmu Allah.
Saat ini bumi memang sudah semakin tua. Bencana sudah  terjadi di mana-mana. Bahkan sudah banyak tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Tetapi menyatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012  bukanlah sesuatu yang benar. Kiamat akan terjadi apabila sudah terdapat sepuluh tanda-tanda besar. Sepuluh tanda-tanda besar hari kiamat itu dijelaskan dalam hadits sahih muslim. Dari Hudzaifah bin Asad r.a. ia berkata : “Nabi muncul ketika kami berbincang-bincang. Beliau bertanya : ‘Apakah yang kalian perbincangkan?’ Mereka menjawab : ‘Kami sedang memperbincangkan Kiamat’ Beliau bersabda : ‘Kiamat tidak akan terjadi sehingga kalian melihat 10 tanda’ beliau pun menyebut asap, Dajjal, sejenis binatang melata dari bumi, terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga penenggelaman bumi : 1 penenggelaman bumi di Timur, 1 penenggelaman bumi di Barat, dan 1 penenggelaman bumi di Jazirah Arab, dan tanda terakhir adalah api yang keluar dari Yaman, yang menggiring manusia menuju mahsyar mereka”. Semua tanda-tanda ini masih belum muncul. Masih mungkinkah kiamat terjadi pada tahun ini?
Ada pula tanda-tanda kecil akan datangnya hari kiamat. Beberapa di antaranya adalah: diutus dan wafatnya nabi Muhammad SAW, munculnya nabi-nabi palsu, umat Islam diperebutkan oleh banyak umat, munculnya wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, banyak perzinahan, maraknya musik dan minuman keras, semakin dekat jarak waktu dan pasar, sungai Eufrat menyibakkan gunung emas, peperangan dengan yahudi, lenyapnya Islam, punahnya al-Qur’an dan orang-orang baik, fitnah ahlas, fitnah dahma’ dan fitnah duhaima’. Beberapa di antaranya memang sudah terjadi. Tetapi tanda-tanda itu belum sampai pada hilangnya al-Qur’an dan orang-orang baik. Terlepas dari semua itu, hanya ada satu kebenaran yang patut kita yakini sebagai hamba Allah, yaitu hari kiamat semakin dekat. Tetapi, bukan berarti kita bisa menentukan kapan waktu jelasnya kiamat akan terjadi. Karena menentukan waktu terjadinya hari kiamat sama saja dengan mendahului ketentuan Allah.
Isu kiamat 2012 beberapa waktu lalu juga sempat beredar melalui pesan singkat yang sering kita sebut sms. Isi pesan singkat itu adalah tentang peringatan kiamat yang muncul dari manuskrip peninggalan suku Maya di Meksiko. Pada manuskrip peninggalan suku Maya yang berupa kalender itu kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Penanggalan pada kalender suku Maya itu tidak sama dengan kalender lain. Kalender itu merupakan sebuah artefak masa lalu yang tidak dapat kita samakan dengan kalender masa kini. Suku Maya dapat mengatakan tanggal 21 Desember 2012 akan datang hari kiamat karena siklus kalender Maya hanya berakhir pada 21 Desember 2012. Suku Maya memulai kalender pada angka 0.0.0.0.0 dan berakhir pada angka 1.3.0.0.0. Awal kalender Maya ini sama dengan tanggal 11 Agustus 3114BC (kalender suku Maya ini berpatokan pada lahirnya Yesus Kristus sebagai tuhan sehingga tahun sebelum kelahiran Yesus diberi keterangan ‘BC’ atau Before Christ setelah angka tahun) dan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012. Kalender Maya tidak mengenal angka yang lebih besar dari pada angka 1.3.0.0.0. Tidak ada penanggalan 1.3.0.0.1 sehingga setelah penanggalan terakhir, kalender Maya akan kembali pada awal penanggalan, yaitu 0.0.0.0.1.
Melihat tidak akuratnya peramalan yang dilakukan oleh suku Maya, secara akal sehat penulis pun dapat menentukan bahwa ramalan yang muncul dari peninggalan manuskrip suku Maya di Meksiko ini tidak dapat dipercayai kebenarannya. Tidak ada landasan yang jelas saat mereka berbicara tentang hari kiamat. Sayangnya kebanyakan orang, khususnya umat muslim, mempercayai ramalan ini. Sebagai umat yang diwarisi agama rahmat seluruh umat, kita tidak bisa mempercayai setiap orang yang berbicara mengenai rahasia Allah tanpa ilmu. Padahal Allah sudah memperingatkan kita secara langsung dalam surat Al-A’raf: 33. Katakanlah: "Rabbku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui". Jadi, berhati-hatilah ketika kita hendak membicarakan sesuatu yang berkaitan dengan ilmu Allah tetapi kita tidak mengetahui apa yang sedang kita bicarakan karena sedikitnya landasan untuk memperkuat pendapat kita itu.
Jika dipehatikan dengan cermat, ramalan tentang hari kiamat yang akan terjadi pada tahun 2012 muncul dari orang-orang nonmuslim. Sebagai umat muslim, tidak sewajarnya kita menelan mentah-mentah informasi yang datang dari mereka. Setiap kabar yang datang dari kaum kafir tidak boleh kita percayai begitu saja. Bisa saja mereka memiliki maksud tertentu dengan menyampaikan berita yang tidak benar. Allah sudah memperingatkan kita dalam Qur’an surat Al-Hujurat ayat 6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Berita yang datang dari muslim yang fasik (suka bermaksiat) saja dilarang oleh Allah untuk langsung dipercayai. Lantas bagaimana jika berita yang datang dari orang kafir?
Setiap manusia diberikan oleh Allah otak untuk berpikir. Hal istimewa yang dimiliki oleh seorang muslim adalah cara berpikir yang dimilikinya. Jika kita berpikir, akan ada sebuah pertanyaan yang muncul. Mengapa Allah menyembunyikan waktu terjadinya hari kiamat? Menurut penulis, Allah memiliki alasan yang tepat untuk tetap menyembunyikan kapan waktu terjadinya hari kiamat. Jika kita menelisik semua rahasia yang terdapat dalam Al-Qur’an, secara otomatis kita dapat mengetahui alasan Allah untuk menyimpan rahasia kiamat rapat-rapat. Alasan pertama adalah agar kiamat tetap menjadi suatu rahasia atau suatu hal yang bersifat gaib. Salah satu pembeda antara umat muslim dengan nonmuslim adalah percaya dengan yang gaib. Jika Allah sudah menyebutkan kapan waktu terjadinya hari kiamat secara jelas di dalam Al-Qur’an, tentu perkara kiamat bukan lagi perkara yang gaib. Allah menjelaskan dalam Qur’an surat Al-Baqarah ayat 3. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
Alasan kedua Allah menyembunyikan hari kiamat adalah agar manusia terus menerus beribadah tanpa mengulur-ulur waktu. Apabila manusia sudah mengetahui kapan waktu pasti terjadinya hari kiamat, mereka akan lalai dalam beribadah kepada Allah. Misalnya kiamat sudah diketahui secara jelas akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012, pasti akan ada yang berpikir ingin bertaubat pada tanggal 20 Desember 2012 saja. Atau yang mungkin terjadi adalah mereka baru mulai beramal pada bulan Oktober 2012 saja. Padahal Nabi Muhammad Saw sudah mengingatkan umatnya untuk bersegera dalam melakukan ibadah. Hal ini dijelaskan dalam hadits sahih Bukhari, apabila engkau berada pada sore hari, janganlah menunggu waktu pagi. Apabila engkau berada di waktu pagi, janganlah menunggu waktu sore. Ambillah masa sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum datang matimu. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan manusia untuk menunda-nunda ibadah jika hari kiamat tetap disembunyikan waktu pastinya oleh Allah.
Walaupun isu kiamat itu tidak benar adanya, ada sebuah hikmah yang dapat kita petik darinya. Sebagai manusia yang beriman dan berpikir, kita tentu tidak menginginkan akhir kehidupan dalam keadaan yang buruk (su’ul khotimah). Semua orang menginginkan kematian yang baik (husnul khotimah). Tetapi, apakah akhir yang baik itu dapat diraih tanpa bekal yang banyak? Isu kiamat yang beredar sejak hampir tiga tahun yang lalu ini setidaknya dapat menjadi pengingat untuk kita. Hal yang selalu kita yakini kebenarannya, yaitu hari kiamat, memang akan segera terjadi karena kehidupan di dunia ini sudah semakin tua. Tidak ada satu hal pun yang dapat mempercepat dan memperlambat datangnya hari itu. Tetapi jangan pula kita meminta agar Allah menyegerakan datangnya hari yang dijanjikan kebenarannya akan terjadi itu. Allah berpesan pada hambanya dalam surat An-Nahl ayat 1. Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang) nya. Sangat mudah bagi Allah untuk menyegerakan terjadinya sesuatu. Begitupun dengan hari kiamat. Tetapi Allah masih sangat baik untuk menunda kiamat hingga manusia menyadari akan datang hari kiamat melalui tanda-tanda yang sudah disampaikan oleh utusannya.
Allah menciptakan manusia dalam keadaan yang sudah sangat sempurna. Allah berikan kita akal untuk berpikir. Salah satu indikasi yang menunjukkan kita berpikir adalah dengan cara melakukan tadabbur (pengkajian) terhadap ayat-ayat Allah, baik ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an maupun ayat yang terdapat di alam ini. Pemikiran-pemikiran kita itu seharusnya dapat membuka hati dan mata kita. Insyaallah kiamat belum akan terjadi pada tahun ini. Tetapi kita tidak tahu rahasia Allah. Mungkin saja Allah telah menyediakan ujian yang begitu besar di hadapan nanti. Untuk itu, hendaklah kita selalu mempersiapkan diri dengan bekal-bekal yang baik. Jangan sampai isu ini membuat kita lupa bahwa masih ada kematian yang bisa saja menghampiri kita kapan saja dan di mana saja. Allah dan rasul-Nya tidak menyukai orang-orang yang lalai. Mari perbaiki diri dan perbaiki iman kita. Jangan biarkan iman kita dirusak oleh ramalan-ramalan yang tidak pasti kebenarannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar